Showing posts with label Masalah Keputihan. Show all posts
Showing posts with label Masalah Keputihan. Show all posts

Tuesday, November 1, 2016

Tiap wanita sangat menyayangi organ intim mereka. Tiap menitnya wanita bersinggungan dengan organ intim yang ia miliki, akan aneh jika wanita tidak pernah peduli akan  organ intimnya. Dengan memilih makanan yang hendak akan dibeli adalah prilaku utama dalam menjaga kesehatan. Terutama dalam memilih untuk dimakan setiap hari. Mencukupi kebutuhan makanan setiap hari dengan yang sehat dan menyehatkan badan merupakan wanita cerdas.

Tubuh wanita sangat besar kebutuhannya pada makanan yang banyak mengandung Nutrisi tinggi. Olahraga saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan tubuh. Harus tetap asupan nutris dari makanan tiap hari harus seimbang dan tepat.



Makanan Yang Menyehatkan Organ Intim Wanita

Mengkonsumsi makanan sehat tidak hanya meningkatkan kekebalan tubuh, tetapi juga melindungi organ intim wanita. 5 makanan berikut dipercaya bisa menjaga vagina Anda menjadi sehat.

Makanan Kaya Vitamin C
Untuk membuat organ intim wanita tetap sehat, konsumsi banyak buah-buahan yang kaya akan vitamin C. Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin C dapat melawan infeksi jamur. Selain itu, makanan kaya vitamin C juga dapat membantu menjaga mood. Sebab, kekurangan vitamin C dapat menyebabkan perubahan psikologis.

 Bawang Putih
Bawang putih dikenal memiliki banyak khasiatnya untuk kesehatan. Bukan cuma bagus untuk tubuh, bawang putih ternyata juga baik untuk kesehatan organ intim wanita. Bawang putih memiliki sifat antimikroba yang dapat melawan infeksi jamur. Hal tersebut tentu sangat berguna untuk mencegah infeksi jamur di sekitar vagina.

Yogurt
Yogurt dibuat dari susu yang difermentasi dan mengandung bakteri yang baik untuk tubuh maupun vagina. Karena mengandung bakteri baik yang masih hidup dan aktif (probiotik), yogurt bisa menghindarkan Anda dari bahaya infeksi. Selain itu, yogurt juga bisa membantu untuk mempertahankan tingkat pH yang sehat di area vagina. Anda pun bisa menambahkan makanan sehat ini ke dalam menu harian Anda, dengan dicampur buah-buahan segar.

Ubi Jalar
Ubi jalar ternyata juga merupakan salah satu makanan yang baik untuk organ intim wanita. Ubi jalar mengandung banyak vitamin A yang dapat menjaga kesehatan dinding rahim. Selain itu, juga baik untuk wanita hamil dan menyusui karena membantu sintesis hormon.

Kedelai
Kedelai kaya akan fitoestrogen yang dapat membantu dalam melumasi vagina, khususnya bagi mereka yang memasuki masa menopause. Ini merupakan salah satu makanan terbaik dan sehat untuk organ intim wanita. Selain itu, kedelai juga mengandung isoflavon yang dapat meningkatkan kepadatan tulang pada wanita dan menawarkan perlindungan terhadap osteoporosis.

Itulah lima makanan yang bisa menjaga organ intim wanita menjadi sehat. Mengkonsumsi makanan di atas dengan rutin tidak hanya bisa menjaga kesehatan organ intim wanita, tetapi juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Semoga bermanfaat!!!





http://jualladyfem.abepusat.com/p/agen-ladyfem.html




Admin - Agen dan Stockist Ladyfem Rekomendasi Boyke

Sunday, August 21, 2016

Cara Mengatasi Keputihan Berbau Tidak Sedap Pada Wanita - Miss V anda sering gatal sampai mengeluarkan lendir berwarna putih dan berbau tidak sedap ? Hati-hati untuk kaum hawa jika hal tersebut terjadi pada anda. Jangan-jangan Miss V anda bermasalah. Miss V sangat rentan terhadap beberapa penyakit.


Pola hidup yang tidak sehat, perubahan aktivitas dan stress akan menyebabkan Miss V anda mengalami Fluor Albus. Fluor Albus atau lebih dikenal dengan keputihan merupakan infeksi dan disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan disekitar vagina bagian luar, kemudian disertai dengan keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu.

Penyebab keputihan biasanya dikarenakan jamur, bakteri, virus dan parasit. Meskipun keputihan memiliki banyak jenisnya,akan tetapi hal itu sangat berbahaya apalagi kuman menyerang serviks. Pencegahan dini merupakan solusi awal untuk anda mengatasi keputihan.

1. Gunakan Pembalut yang tepat
Teman akrab bagi wanita ketika sedang menstruasi, pembalut wanita. Tidak dapat dihindari lagi pembalut merupakan cara simple yang sering digunakan untuk wanita yang sedang menstruasi agar mampu menyerap darah agar tidak meleleh kemana mana. Tapi taukah anda, salah memilih pembalut justru membuat anda mengalami keputihan. Pilihlah pembalut yang menggunakan bantalan kualitas, mengandung kandungan herbal. Dan yang terpenting gantilah pembalut 4 jam sekali dalam sehari.

2. Usahakan menjaga kelembapan Miss V
Menurut Dr. Adhi Bhakti Ginanjar, SpOG Spesialis Kebidanan & Kandungan menjaga kelembapan Miss V merupakan pencegahan awal untuk menghindari keputihan. Tingkat keasaman yang baik untuk Miss V adalah 3,5. Perubahan warna dan bau yang tidak sedap dapat disebabkan karena tingkat keasaaman yang tinggi dan bila dibiarkan kemungkinan terjadi nyeri pada kewanitaan. Untuk menjaga kelembapan Miss V maka disarankan untuk tidak membersihkan vagina dengan douching (obat semprot air) karena bisa mengganggu keseimbangan ph pada vagina. Penggunaan douche justru bisa meningkatkan risiko iritasi.

3. Bersihkan Miss V dengan tepat
Selain kelembapan yang terpenting adalah menjaga kebersihan Miss V yaitu dengan cara teratur dan ketika membersihkan vagina usahakan dari arah depan ke belakang (dari arah vulva ke anus) hal ini untuk menghindari kuman yang menempel di anus ke vagina.

4. Tradisional, Daun Sirih
Daun sirih memiliki kandungan minyak terbang (batlephenol) dan kandungan kavinol yang memiliki kegunaan mematikan kuman, kandungan antioksidan dan anti jamur.. Maka tak heran nenek moyang terdahulu menggunakan daun sirih untuk mengatasi keputihan. Adapun cara yang tepat yaitu dengan mengambil 10 lembar daun sirih yang sudah dicuci kemudian siapkan kurang lebih 2 liter air ke dalam panic dan merebusnya, sesudah direbus dinginkan air rebusan tadu dan basuhkan ke seluruh organ bagian kewanitaan.

5. Memperbanyak Konsumsi bawang putih

Selain terkenal dengan bumbu masak. Saat ini bawang putih tidak saja dikenal bahan penyedap akan tetapi mempunyai khasiat kesehatan. Bawang putih memiliki sifat anti bakteri, anti kulat, dan anti virus memungkinkan meraka untuk menghambat perkembangan bakteri, kulat (jamur), dan virus. Penelitian menunjukan bahwa bawang putih memiliiki kekuatan antibakteri. Meningkatkan konsumsi bawang putih akan membantu anda mengatasi keputihan.

6. Hindari stress, olahraga teratur dan pola makan seimbang
Menghindari diri dari stress dan melakukan olahraga seimbang merupakan solusi tepat untuk anda. Lakukan olahraga satu minggu dua kali secara teratur. Komsumsi pula makanan yang sehat seperti minum susu ataupun yogurt karena kandungan di dalam susu terdapat bakteri baik yang menjaga keseimbangan bakteri candida.Demikian cara mengatasi keputihan pada wanita, semoga hal ini bermanfaat dan tidak ada salahnya untuk mencoba. Dan bila ada infeksi maka harus diberikan antibiotic yang tepat sesuai dengan resep dokter.


Baca: Cara Mengatasi Keputihan ala Boyke Dian Nugraha


Admin

Thursday, February 28, 2013

Wanita Punya Masalah Pada Organ Kewanitaannya
Wanita mempunyai berbagai masalah yang bisa anda ketahui atau belum bisa anda ketahui. Baik bisa anda rasa, ataupun bisa dirasa kalau setelah melakukan pemeriksaan ke dokter. Sehingga masalah yang wanita alami, bisa teratasi dengan segera. Seperti: Keputihan, Kista, Miom, Organ kewanitaan gatal-gatal, becek, dan bahkan tumor atau kanker rahim.


Dengan berbagai masalah yang dihadapi, tentu membuat wanita harus tetap waspada untuk menjaga kesehatan organ intimnya.

Jika Anda sudah kenal keputihan, lakukan hal berikut:

a. Konsultasikan ke dokter kandungan. Siapa tahu keputihan Anda masih bisa diobati dengan salep atau obat-obatan yang mengandung antiseptik dan antibiotik. Dokter akan memberi obat sesuai keluhan.

b. Jika keputihan masih terus terjadi, lakukan pemeriksaan laboratorium. Cairan vagina akan diambil untuk diperiksa, apakah di dalamnya terdapat kuman penyakit atau tidak. Bisa jadi hanya karena faktor hormonal atau kebersihan yang kurang terjaga.

c. Bagi yang sudah berkeluarga, lakukan pemeriksaan bersama pasangan. Dokter akan mengadakan cek silang pada suami Anda. Siapa tahu kuman keputihan berasal dari suami.

d. Jika belum sembuh juga, lakukan cek silang dengan obat. Siapa tahu Anda ternyata resisten terhadap obat yang diberikan.

e. Untuk yang sudah berhubungan badan, lakukan pap smear. Apalagi jika keputihan dibarengi sesuatu yang mencurigakan di mulut rahim dan dikhawatirkan membawa virus kanker. Idealnya, pap smear dilakukan setahun sekali.

f. Jika positif terkena virus, bisa dilanjutkan dengan pemeriksaan mulut rahim dengan menggunakan alat pembesar yang diletakkan di luar bibir vagina. Sebagai penunjang, lakukan pula tes urin dan tes darah.

Dalam beberapa kasus, bahwa wanita sangat enggan untuk memeriksakan dirinya ke dokter. Entah karena malu atau tidak ada waktu untuk ke tempat pemeriksaan organ intim kewanitaan. Sehingga akan merasakan sakit jika sudah dalam keadaaan parah.

Dalam kasus ini, kami memberikan solusi aman dan sehat dengan Ladyfem rekomendasi Boyke Dian Nugraha.


Baca Lengkap Tentang Wanita di sini : Herbal Khusus WANITA LadyFem


Best Regards

Sunday, February 17, 2013

Dalam keadaan normal, vagina memproduksi cairan yang berwarna bening, tidak berbau, tidak berwarna, dan jumlahnya tak berlebihan. Cairan ini berfungsi sebagai sistem perlindungan alami, mengurangi gesekan dinding vagina saat berjalan dan saat melakukan hubungan seksual.

Selain cairan, di jaringan vagina juga hidup kuman pelindung (flora doderleins). Pada keadaan normal, jumlahnya cukup dominan dengan fungsi menjaga keseimbangan ekosistem vagina. Nah, pada beberapa kondisi hormonal, keseimbangan itu terganggu. “Misalnya, saat stres, menjelang dan setelah haid, kelelahan, diabetes, saat terangsang, hamil, atau mengonsumsi obat-obat hormonal seperti pil KB,” jelas ginekolog dr. Arju Anita, Sp.OG.



Gangguan hormonal ini membuat cairan vagina yang keluar sedikit berlebih. Inilah yang disebut keputihan (lekore atau flour albus). “Tapi keputihan akibat perubahan hormonal biasanya masih dalam taraf normal karena tidak ada perubahan warna, bau, atau rasa gatal,” lanjutnya.

Lain hal dengan keputihan yang sifatnya abnormal yang umumnya dipicu kuman penyakit (pathogen) dan menyebabkan infeksi. Akibatnya, timbul gejala-gejala yang sangat mengganggu, seperti berubahnya warna cairan menjadi kekuningan hingga kehijauan, jumlah berlebih, bahkan bisa sampai keluar dari celana dalam, kental, lengket, berbau tidak sedap atau busuk, terasa sangat gatal atau panas, dan menimbulkan luka di daerah mulut vagina.


Jika itu yang terjadi, lebih baik konsultasi ke dokter kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium dengan cara mengambil sedikit cairan untuk diperiksa, mengandung kuman atau tidak.

1. JAMUR VS VIRUS
Keputihan bisa karena banyak hal. Benda asing, luka pada vagina, kotoran
dari lingkungan, air tak bersih, pemakaian tampon atau panty liner berkesinambungan. Semua ini potensial membawa jamur, bakteri, virus, dan parasit:

a. Jamur Candidas atau Monilia
Warnanya putih susu, kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal pada vagina. Akibatnya, mulut vagina menjadi kemerahan dan meradang. Biasanya, kehamilan, penyakit kencing manis, pemakaian pil KB, dan rendahnya daya tahan tubuh menjadi pemicu. Bayi yang baru lahir juga bisa tertular keputihan akibat Candida karena saat persalinan tanpa sengaja menelan cairan ibunya yang menderita penyakit tersebut.

b. Parasit Trichomonas Vaginalis
Ditularkan lewat hubungan seks, perlengkapan mandi, atau bibir kloset. Cairan keputihan sangat kental, berbuih, berwarna kuning atau kehijauan dengan bau anyir. Keputihan karena parasit tidak menyebabkan gatal, tapi liang vagina nyeri bila ditekan.

c. Bakteri Gardnella
Infeksi ini menyebabkan rasa gatal dan mengganggu. Warna cairan keabuan, berair, berbuih, dan berbau amis. Beberapa jenis bakteri lain juga memicu munculnya penyakit kelamin seperti sifilis dan gonorrhoea.

d. Virus
Keputihan akibat infeksi virus juga sering ditimbulkan penyakit kelamin, seperti condyloma, herpes, HIV/AIDS. Condyloma ditandai tumbuhnya kutil-kutil yang sangat banyak disertai cairan berbau. Ini sering pula menjangkiti wanita hamil. Sedang virus herpes ditularkan lewat hubungan badan. Bentuknya seperti luka melepuh, terdapat di sekeliling liang vagina, mengeluarkan cairan gatal, dan terasa panas. Gejala keputihan akibat virus juga bisa menjadi faktor pemicu kanker rahim.














Baca Lengkap Tentang Wanita di sini : Herbal Khusus WANITA LadyFem


Best Regards

Categories

Powered by Blogger.

About Me

Followers

LadyFem Rekomendasi Boyke

Toko Jual LadyFem Boyke


Agen Fiforlif rekom.Boyke

Popular Posts

Labels

Pengunjung

Toko Pengencang Payudara

Toko Pengencang Payudara